Contoh Percakapan Bahasa Inggris: Membeli tiket kereta untuk perjalanan dinas
A1Buying a train ticket for a work trip
Situasi: Sore hari di loket stasiun di Jakarta Pusat. Besok kamu meeting dengan klien di Bandung, dan karena antrean lain panjang, kamu memakai loket layanan bahasa Inggris untuk turis.
Peranmu: Sinta, staf procurement yang akan dinas ke Bandung · Lawan bicara: Rudi (Ticket officer)
Target: Membeli tiket ke Bandung untuk besok, dari memilih jam dan kursi sampai meminta kuitansi untuk kantor.
Frasa penting
- One ticket to Bandung for tomorrow, please.Satu tiket ke Bandung untuk besok.
- The seven o'clock train, please.Kereta jam tujuh, ya.
- One-way, please.Sekali jalan, ya.
- A return ticket, please.Tiket pulang-pergi, ya.
- A window seat, please.Kursi dekat jendela, ya.
- An aisle seat, please.Kursi dekat lorong, ya.
- Sorry, how much is it?Maaf, berapa harganya?
- Can I have a receipt for my office?Boleh minta kuitansi untuk kantor saya?
- Sorry, I mean tomorrow.Maaf, maksud saya besok.
Contoh percakapan lengkap
- Rudi: Good afternoon. Where would you like to go?Selamat sore. Anda mau pergi ke mana?
- Kamu: Good afternoon. One ticket to Bandung for tomorrow, please.
- Rudi: Okay, Bandung, tomorrow. We have trains at seven, nine thirty, and two in the afternoon. Which one would you like?Oke, Bandung, besok. Ada kereta jam tujuh, setengah sepuluh, dan jam dua siang. Mau yang mana?
- Kamu: The seven o'clock train, please. My meeting is at eleven.
- Rudi: Okay, the seven o'clock train. One-way or return?Oke, kereta jam tujuh. Sekali jalan atau pulang-pergi?
- Kamu: One-way, please. I'm not sure about my return time yet.
- Rudi: One-way to Bandung. Would you like a window seat or an aisle seat?Sekali jalan ke Bandung. Mau kursi dekat jendela atau dekat lorong?
- Kamu: A window seat, please. I love the mountain view.
- Rudi: Okay. That's two hundred and fifty thousand rupiah. Cash or card?Baik. Totalnya dua ratus lima puluh ribu rupiah. Tunai atau kartu?
- Kamu: Card, please. Can I have a receipt for my office?
- Rudi: Here's your ticket and your receipt. The train leaves at seven from platform two. Have a good trip!Ini tiket dan kuitansinya. Kereta berangkat jam tujuh dari peron dua. Selamat jalan!
Tiket kereta jam tujuh ke Bandung sudah di tangan, lengkap dengan kursi dekat jendela dan kuitansi untuk kantor.
Jawaban mana yang paling pas, dan kenapa
Rudi: Good afternoon. Where would you like to go?
✓ Good afternoon. One ticket to Bandung for tomorrow, please.
Sebut jumlah tiket, tujuan, dan tanggal dalam satu kalimat. One ticket to ..., please adalah pola standar di loket.
✗ Afternoon. I want to Bandung tomorrow, for my work. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Kurang kata kerja: I want to go to Bandung. Lebih ringkas lagi: One ticket to Bandung for tomorrow, please.
✗ I go to Bandung yesterday, please. (Kurang tepat)
Yesterday artinya kemarin, jadi petugas bingung. Untuk rencana besok: One ticket to Bandung for tomorrow, please.
Rudi: Okay, Bandung, tomorrow. We have trains at seven, nine thirty, and two in the afternoon. Which one would you like?
✓ The seven o'clock train, please. My meeting is at eleven.
Pilihan jelas plus alasan singkat. Perjalanannya sekitar tiga jam, jadi kereta jam tujuh paling aman.
✗ Seven, please. I have meeting at eleven. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Kurang artikel: I have a meeting at eleven.
✗ I don't know. You choose for me. (Kurang tepat)
Petugas tidak tahu jadwalmu. Pilih sendiri berdasarkan jam meeting: The seven o'clock train, please. My meeting is at eleven.
Rudi: Okay, the seven o'clock train. One-way or return?
✓ One-way, please. I'm not sure about my return time yet.
Jawab pilihannya dulu, lalu beri alasan: I'm not sure about ... yet = saya belum pasti soal ...
✗ One-way. Only go, not come back. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Only go, not come back bisa diartikan kamu tidak akan pulang! Cukup: One-way, please.
✗ Yes, one-way return, please. (Kurang tepat)
One-way dan return itu dua pilihan berbeda, jadi jawabanmu membingungkan. Pilih salah satu: One-way, please.
Rudi: One-way to Bandung. Would you like a window seat or an aisle seat?
✓ A window seat, please. I love the mountain view.
Pilih dengan sopan dan beri alasan singkat. Jalur Jakarta ke Bandung memang terkenal dengan pemandangan gunungnya.
✗ Window, please. I want see mountain. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Setelah want butuh to, dan gunungnya jamak dengan the: Window, please. I want to see the mountains.
✗ Window. And please, no kids near my seat. They're noisy. (Kurang tepat)
Petugas tidak bisa memilih penumpang lain, dan komentar soal anak-anak bisa membuat orang di antrean tersinggung. Cukup: A window seat, please.
Latihan langsung, gratis
Di aplikasi, kamu yang menjawab: pilih balasan, ucapkan dengan suaramu, dan lihat bagaimana percakapan berubah. Gratis dan bisa offline.
Buka latihan di aplikasi