Contoh Percakapan Bahasa Inggris: Networking di konferensi internasional di Bali
C1Networking at a conference in Bali
Situasi: Coffee break di sebuah konferensi teknologi internasional di Nusa Dua, Bali, setelah panel tentang desain produk digital untuk Asia Tenggara. Kamu mengantre kopi di samping seorang peserta dari Australia.
Peranmu: Arief, pendiri studio riset UX di Bandung · Lawan bicara: Olivia Bennett (Head of Partnerships, edtech company)
Target: Membuka obrolan ringan secara natural, menunjukkan ketertarikan yang tulus, menangkap peluang bisnis tanpa terkesan memaksa, lalu bertukar kontak dan pamit dengan anggun.
Frasa penting
- That panel ran over a bit, didn't it?Panelnya agak molor, ya?
- What brings you to Bali?Apa yang membawa Anda ke Bali?
- Tell me about it!Betul banget!
- What's been the biggest surprise so far?Apa kejutan terbesar sejauh ini?
- That's exactly the kind of thing we help with.Itu persis jenis hal yang kami bantu.
- Shall we swap details?Bagaimana kalau kita bertukar kontak?
- I'll drop you an email on Monday.Saya akan mengirim email singkat hari Senin.
- I won't keep you any longer.Saya tidak akan menahan Anda lebih lama.
- It was a real pleasure meeting you.Senang sekali bisa bertemu dengan Anda.
Contoh percakapan lengkap
- Olivia Bennett: Goodness, that panel ran over, didn't it? I was beginning to think we'd never get our coffee.Ya ampun, panelnya molor ya? Saya sempat mengira kita tidak akan pernah dapat kopi.
- Kamu: Tell me about it! Still, the point about designing for patchy internet was spot on. I'm Arief, by the way.
- Olivia Bennett: I'm Olivia, from Melbourne. Lovely to meet you. So what brings you to Bali, apart from the obvious?Saya Olivia, dari Melbourne. Senang bertemu Anda. Jadi, apa yang membawa Anda ke Bali, selain alasan yang sudah jelas?
- Kamu: Partly the beaches, I'll admit, but mainly work. I run a small UX research studio in Bandung. And you?
- Olivia Bennett: Oh, how interesting. I'm with an edtech company, and we're launching our learning app in Indonesia next year.Oh, menarik sekali. Saya bekerja di perusahaan edtech, dan kami akan meluncurkan aplikasi belajar kami di Indonesia tahun depan.
- Kamu: That's exciting timing. What's been the biggest surprise so far about the Indonesian market?
- Olivia Bennett: Honestly, the biggest surprise has been how differently people use their phones here. Our app tested brilliantly in Australia and completely flopped with Indonesian users.Jujur, kejutan terbesarnya adalah betapa berbedanya cara orang memakai ponsel di sini. Aplikasi kami sukses besar saat diuji di Australia, tapi gagal total di pengguna Indonesia.
- Kamu: That's exactly the kind of thing we help with. We've run user research for three learning apps here. Would it help if I shared what we found?
- Olivia Bennett: Actually, yes, that would be really useful. We're meeting potential research partners next month.Sebenarnya, iya, itu akan sangat berguna. Bulan depan kami akan bertemu calon mitra riset.
- Kamu: Then let's swap details. Here's my card. I'll drop you a short case study on Monday, and perhaps we could set up a call?
- Olivia Bennett: Lovely. Here's my card. Oh, that's my colleague waving at me, I'm afraid I need to run to the next session.Bagus. Ini kartu saya. Oh, itu rekan saya melambai, maaf, saya harus segera ke sesi berikutnya.
- Kamu: Of course, I won't keep you. It was a real pleasure, Olivia. Enjoy the session, and speak soon.
- Olivia Bennett: Lovely chatting with you, Arief. Let's definitely stay in touch. Enjoy the rest of the conference!Senang sekali mengobrol dengan Anda, Arief. Kita harus tetap berhubungan. Selamat menikmati sisa konferensinya!
Kamu membuka obrolan dengan natural, mendengarkan dengan tulus, menangkap peluang tanpa memaksa, dan bertukar kontak dengan anggun. Ada janji follow-up yang jelas.
Jawaban mana yang paling pas, dan kenapa
Olivia Bennett: Goodness, that panel ran over, didn't it? I was beginning to think we'd never get our coffee.
✓ Tell me about it! Still, the point about designing for patchy internet was spot on. I'm Arief, by the way.
Merespons candaan dengan santai, menyambung ke topik panel, lalu memperkenalkan diri secara natural dengan by the way.
✗ Yes, it was very long. I am Arief, I am from Bandung, Indonesia. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Grammar-nya benar, tapi datar dan kaku. Tambahkan komentar yang mengalir: Tell me about it! I'm Arief, by the way.
✗ Hi, I'm Arief. I run a UX studio in Bandung, and we are very good. Are you looking for a design partner in Indonesia? (Kurang tepat)
Langsung menawarkan jasa di detik pertama terkesan seperti sales yang memaksa. Bangun obrolan dulu: Tell me about it! I'm Arief, by the way.
Olivia Bennett: I'm Olivia, from Melbourne. Lovely to meet you. So what brings you to Bali, apart from the obvious?
✓ Partly the beaches, I'll admit, but mainly work. I run a small UX research studio in Bandung. And you?
Humor ringan, info singkat soal pekerjaan, lalu bertanya balik (And you?). Obrolan mengalir dua arah.
✗ I come here for the conference and for holiday also. My company is UX studio. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Butuh artikel (a holiday, a UX studio), dan also di akhir kalimat itu kebiasaan dari bahasa Indonesia. Jangan lupa bertanya balik: And you?
✗ Nothing special, ha ha. My office paid for everything, the flight and the hotel, so it is basically a free holiday for me. (Kurang tepat)
Terkesan tidak serius dan kurang profesional di acara bisnis. Lebih baik: Mainly work. I run a UX research studio in Bandung.
Olivia Bennett: Oh, how interesting. I'm with an edtech company, and we're launching our learning app in Indonesia next year.
✓ That's exciting timing. What's been the biggest surprise so far about the Indonesian market?
Pertanyaan terbuka yang tulus membuat lawan bicara bercerita, dan ceritanya sering membuka peluang bisnis.
✗ Wow, very interesting. Indonesia is very big market with many people. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Butuh artikel (a very big market), dan komentar ini tidak membuka percakapan. Ajukan pertanyaan: What's been the biggest surprise so far?
✗ Edtech in Indonesia is really tough, honestly. A lot of companies have already failed here. (Kurang tepat)
Komentar pesimis kepada orang yang akan meluncurkan produk terkesan tidak peka. Tunjukkan ketertarikan: That's exciting. What's been the biggest surprise so far?
Olivia Bennett: Honestly, the biggest surprise has been how differently people use their phones here. Our app tested brilliantly in Australia and completely flopped with Indonesian users.
✓ That's exactly the kind of thing we help with. We've run user research for three learning apps here. Would it help if I shared what we found?
Masalahnya dihubungkan dengan keahlianmu, ada bukti singkat, lalu tawaran bantuan tanpa memaksa. Peluang bisnis datang dari obrolan, bukan dari jualan.
✗ Our company can help you. We do research, so we can make your app become success. (Bisa dipahami, tapi kurang pas)
Become success salah (become successful atau succeed), dan kalimatnya terlalu jualan. Lebih halus: That's exactly the kind of thing we help with.
✗ That's because your app wasn't designed for Indonesians. Anyone could have told you that. (Kurang tepat)
Menghakimi kegagalan orang lain kesannya sombong dan menutup peluang kerja sama. Tunjukkan empati lalu tawarkan bantuan: That's exactly the kind of thing we help with.
Latihan langsung, gratis
Di aplikasi, kamu yang menjawab: pilih balasan, ucapkan dengan suaramu, dan lihat bagaimana percakapan berubah. Gratis dan bisa offline.
Buka latihan di aplikasi