Mulai belajar gratis

Wish, If Only, I'd Rather

B2Berandai-andai, menyesal & memilih

Dipakai untuk berandai-andai, menyesali sesuatu, mengeluhkan orang lain, atau menyatakan pilihan. Kuncinya, wish selalu mundur satu langkah: soal sekarang pakai V2, soal masa lalu pakai had + V3.

ANALOGI GOGO

Buka aplikasi belanja di HP-mu. Paket yang statusnya "sedang dikirim" mungkin sampai besok: itulah hope (I hope it arrives tomorrow). Barang yang cuma kamu simpan di keranjang tanpa pernah checkout tidak akan datang: itulah wish. Karena isinya bukan kenyataan, kalimat wish mundur satu langkah: soal sekarang pakai V2 (I wish I had more time), soal kemarin pakai had + V3.

Rumus Wish, If Only, I'd Rather

BentukRumusContoh
Keinginan sekarangS + wish + S + V2 · If only + S + V2 (be → were)I wish I had more time.Seandainya saya punya lebih banyak waktu.
Penyesalan masa laluS + wish + S + had + V3 · If only + S + had + V3I wish I had checked the figures.Seandainya tadi saya mengecek angkanya.
Kesal pada orang lainS + wish + S lain + would + V1I wish the client would reply.Coba saja kliennya mau membalas.
Pilihan sendiriS + 'd rather + V1 (+ than + V1)I'd rather work from home today.Hari ini saya lebih memilih kerja dari rumah.
Pilihan untuk orang lainS + 'd rather + S lain + V2I'd rather you sent it tomorrow.Saya lebih suka kamu mengirimnya besok.

Wish + V2: ingin keadaan sekarang berbeda

Kalau kamu ingin keadaan sekarang berbeda dari kenyataan, pakai wish + V2. Bentuknya lampau, tapi artinya sekarang. V2 di sini cuma tanda bahwa itu bukan kenyataan.

If only artinya sama, hanya rasanya lebih kuat, seperti "andai saja…".

Untuk be, bentuk bakunya were untuk semua subject (I wish I were…). Dalam obrolan, was juga sering dipakai. Untuk kemampuan, pakai could + V1.

Kenyataan: I don't have a car. → Keinginan: I wish I had a car.

Wish + had + V3: menyesali masa lalu

Untuk menyesali sesuatu yang sudah terjadi, mundur satu langkah lagi: wish / if only + had + V3. Negatifnya hadn't + V3. Lihat bagaimana setiap kenyataan "mundur" di tabel ini:

KenyataanDengan wishWaktu
I don't speak Japanese.I wish I spoke Japanese.sekarang → V2
I can't come.I wish I could come.sekarang → could + V1
I didn't back up the file.I wish I had backed up the file.lampau → had + V3
I sent the email too early.I wish I hadn't sent the email so early.lampau → hadn't + V3

Kesalahan umum: I wish I checked the contract before I signed it. → I wish I had checked the contract before I signed it.

Kontraknya sudah ditandatangani, jadi ini penyesalan masa lalu: had + V3. I wish I checked malah terbaca seperti keinginan tentang sekarang.

Wish + would: kesal dengan orang lain

Pakai wish + would + V1 untuk mengeluhkan perilaku orang lain (atau keadaan) yang ingin kamu ubah.

Pola ini tidak dipakai untuk diri sendiri: I wish I would… ✗ → I wish I could… ✓

ANALOGI GOGO

Kayak chat ke klien yang sudah centang biru tapi tidak dibalas-balas: kamu kesal, tapi tidak bisa memaksanya bergerak. Itulah rasa I wish the client would reply, keluhan tentang perilaku orang lain. Jadi pola ini tidak untuk dirimu sendiri. Kalau kamu yang ingin bisa, pakai I wish I could.

Tips:

Isi kalimat wish + would adalah keluhan, jadi lawan bicara bisa tersinggung. Di email kerja, permintaan langsung lebih aman: Could you let me know earlier next time?

I'd rather: lebih memilih

I'd rather (= I would rather) artinya "saya lebih memilih".

Negatifnya 'd rather not + V1: I'd rather not discuss it now.

Kesalahan umum: I'd rather to stay at the office. → I'd rather stay at the office.

'd rather langsung disambung V1, tanpa to di antaranya.

Kesalahan khas orang Indonesia: wish atau hope?

Kata "berharap" bisa jadi hope atau wish, padahal maknanya beda jauh:

Satu pengecualian: wish + orang + kata benda untuk ucapan baik, seperti I wish you all the best.

Kesalahan umum: I wish you can join our team dinner. → I hope you can join our team dinner.

Makan malam tim itu masih mungkin terjadi, jadi pakai hope (+ present, can, atau will). Wish hanya untuk hal yang tidak nyata.

Ingat!

Contoh soal Wish, If Only, I'd Rather dan pembahasannya

1. I don't have a car. I wish I ___ a car.

  1. have
  2. had
  3. will have
Lihat jawaban

Jawaban: had

Kenyataannya dia tidak punya mobil sekarang. Keinginan tentang sekarang pakai wish + V2, jadi had.

2. I forgot to save the file before my laptop crashed. I wish I ___ it.

  1. saved
  2. have saved
  3. would save
  4. had saved
Lihat jawaban

Jawaban: had saved

Laptopnya sudah telanjur crashed, jadi ini penyesalan masa lalu. Polanya wish + had + V3: had saved.

3. I'd rather you ___ the report before Friday.

  1. finished
  2. will finish
  3. to finish
  4. finishing
Lihat jawaban

Jawaban: finished

Kamu memilih untuk orang lain (you), jadi polanya 'd rather + orang + V2: finished. Artinya tetap soal sekarang atau nanti.

4. Pilih kalimat yang benar.

  1. I hope you can come to the launch.
  2. I wish you can come to the launch.
  3. I wish you will come to the launch.
  4. I hope you could came to the launch.
Lihat jawaban

Jawaban: I hope you can come to the launch.

Datang ke acara peluncuran masih mungkin terjadi, jadi pakai hope + can + V1. Wish tidak dipakai dengan can atau will untuk harapan yang nyata.

Latihan langsung, gratis

Kerjakan 10 soal latihan Wish, If Only, I'd Rather dengan pembahasan, plus game Benar atau Salah. Tanpa daftar, bisa offline.

Buka latihan di aplikasi

Materi terkait

Emphasis: Cleft Sentences & Inversion →