Emphasis: Cleft Sentences & Inversion
C1Memberi penekanan lewat struktur kalimat
Struktur ini menonjolkan satu informasi, misalnya di presentasi atau saat meluruskan salah paham. Caranya bisa memecah kalimat (It was … that…, What we need is…), membalik urutan setelah kata negatif (Never have we…), atau menambah do/does/did.
Sama seperti stabilo di laporan: isinya tidak berubah, tapi mata atasan langsung tertuju ke bagian yang ditandai. Struktur penekanan bekerja begitu juga. Faktanya sama, hanya susunannya diubah supaya satu bagian menonjol: It was the vendor that cancelled menyorot the vendor. Jadi pakai secukupnya, karena laporan yang distabilo semua malah tidak ada yang menonjol.
Rumus Emphasis: Cleft Sentences & Inversion
| Bentuk | Rumus | Contoh |
|---|---|---|
| It-cleft | It is / was + fokus + that / who + sisa kalimat | It was the finance team that found the error.Tim keuanganlah yang menemukan kesalahan itu. |
| What-cleft | What + S + V + is / was + fokus | What we need is a clear deadline.Yang kita butuhkan adalah tenggat yang jelas. |
| Kata negatif di depan | Never / Rarely / Seldom + aux + S + V | Rarely do we get complaints about delivery.Jarang sekali kami menerima keluhan soal pengiriman. |
| Not only … but also | Not only + aux + S + V, but + S + also + V | Not only did we finish early, but we also cut costs.Kami bukan hanya selesai lebih awal, tetapi juga memangkas biaya. |
| Emphatic do | S + do / does / did + V1 | I did send the invoice.Saya benar-benar sudah mengirim tagihannya. |
Kapan dipakai? Empat alat penekanan
Di bahasa Indonesia, kita memberi penekanan lewat intonasi atau partikel -lah ("Dialah yang…"). Bahasa Inggris juga bisa, tapi lewat susunan kalimat. Ada empat alat, dan masing-masing cocok untuk situasi yang berbeda:
| Struktur | Cocok untuk | Contoh |
|---|---|---|
| It-cleft | menyorot pelaku atau waktu, meluruskan salah paham | It was the vendor that cancelled. |
| What-cleft | presentasi, rapat, menyampaikan poin utama | What we need is more data. |
| Inversion | pidato, laporan, pengumuman resmi | Never have we grown so fast. |
| Emphatic do | menegaskan, membantah dengan sopan | I did reply to your email. |
Ingat stabilo tadi: satu atau dua struktur penekanan dalam satu presentasi atau email sudah cukup. Kalau lebih, efeknya malah hilang.
It-cleft: It is / was … that / who …
Kalimatnya dipecah jadi dua supaya satu bagian kena sorotan. Bagian yang ditekankan ditaruh setelah It is / It was, lalu sisanya setelah that (atau who untuk orang).
Kalimat dasar: Maya found the error on Monday.
- It was Maya who found the error on Monday. (bukan orang lain)
- It was on Monday that Maya found the error. (bukan hari lain)
- It was the delivery delay that upset the client, not the price.Yang membuat klien kesal adalah keterlambatan pengiriman, bukan harganya.
- It's Pak Hendra who approves all the budgets.Pak Hendralah yang menyetujui semua anggaran.
It-cleft paling berguna untuk meluruskan salah paham tanpa menuding orang: Actually, it was the vendor that cancelled, not us.
What-cleft: "Yang kita butuhkan adalah…"
What-cleft membuka kalimat dengan hal yang membuat pendengar penasaran, lalu menyimpan fokusnya di akhir. Bentuk ini cocok sekali untuk presentasi dan rapat. Variasi yang sering dipakai: All we need is…, The thing is…, The reason is that…
Mirip MC di acara kantor yang bilang, "Karyawan terbaik tahun ini adalah…", lalu diam sebentar sebelum menyebut nama. Semua orang langsung pasang telinga. What-cleft memakai trik yang sama: What we need is… membuat pendengar menunggu, lalu fokusnya muncul di akhir (…more time). Jadi taruh hal yang paling ingin kamu tekankan sesudah is.
| Kalimat biasa | What-cleft |
|---|---|
| We need a clear plan. | What we need is a clear plan. |
| The client wants a lower price. | What the client wants is a lower price. |
| I liked the design. | What I liked was the design. |
| I'd like to show you our results. | What I'd like to do is show you our results. |
Kesalahan umum: What we need it is more time. → What we need is more time.
"Itu" dalam "Yang kita butuhkan itu adalah…" tidak perlu diterjemahkan. Subject-nya sudah What we need, jadi it malah dobel.
Inversion: kata negatif di awal kalimat
Dalam bahasa formal, kata negatif atau pembatas (Never, Rarely, Seldom, Not only, Under no circumstances) bisa ditaruh di awal kalimat supaya efeknya lebih kuat. Setelah itu, urutannya dibalik seperti pertanyaan: aux (kata bantu) + S + V. Kalau kalimat aslinya tidak punya kata bantu, pakai do / does / did.
Pada Not only … but also, hanya bagian pertama yang dibalik. Bagian kedua tetap memakai urutan biasa.
| Kalimat biasa | Inversion |
|---|---|
| We have never had such a good quarter. | Never have we had such a good quarter. |
| We rarely receive complaints. | Rarely do we receive complaints. |
| The CEO seldom visits the branches. | Seldom does the CEO visit the branches. |
| We not only met the target but also exceeded it. | Not only did we meet the target, but we also exceeded it. |
| You must not share this password. | Under no circumstances should you share this password. |
Kesalahan umum: Not only we reduced costs, but we also improved quality. → Not only did we reduce costs, but we also improved quality.
Not only di awal kalimat membuat urutannya seperti pertanyaan: did + we + V1. Kata kerjanya kembali ke reduce.
Inversion cocoknya untuk pidato, laporan tahunan, atau pengumuman resmi. Di chat dengan rekan, kesannya berlebihan, jadi cukup pakai urutan biasa: We've never had such a good quarter.
Emphatic do: menegaskan dan membantah
Tambahkan do / does / did sebelum V1, lalu beri tekanan saat mengucapkannya. Gunanya untuk menegaskan, terutama saat membantah atau meluruskan dengan sopan. Kata kerjanya kembali ke V1.
- I did send the file. (= saya benar-benar sudah mengirimnya)
- She does know the system. She just needs more time.
- Do let me know if you need anything. (ramah, agak formal)
- We do appreciate your patience.Kami sungguh menghargai kesabaran Anda.
- I did call you, but your phone was off.Saya benar-benar sudah menelepon, tapi HP-mu mati.
Kesalahan umum: I did sent the report yesterday. → I did send the report yesterday.
Tanda lampaunya sudah dibawa did, jadi kata kerjanya kembali ke V1: send. Sama seperti di kalimat negatif dan pertanyaan.
Ingat!
- It is/was + fokus + that/who… menyorot satu bagian: It was Maya who found the error.
- What + S + V + is + fokus: What we need is more time (tanpa it).
- Kata negatif di awal (Never, Rarely, Seldom, Not only) membuat urutannya seperti pertanyaan: aux + S + V.
- Emphatic do: do/does/did + V1 untuk menegaskan: I did send it.
- Inversion itu bahasa panggung: pakai di presentasi, laporan, dan pengumuman, bukan di chat santai.
Contoh soal Emphasis: Cleft Sentences & Inversion dan pembahasannya
1. ___ we need is a clear decision from management.
- That
- It
- What
- Which
Lihat jawaban
Jawaban: What
Kalimatnya butuh pembuka "yang kita butuhkan", dan itu tugas What. Fokusnya muncul setelah is: a clear decision.
2. Rarely ___ such positive feedback from a client.
- do we get
- we get
- we do get
- get we
Lihat jawaban
Jawaban: do we get
Rarely di awal kalimat membuat urutannya seperti pertanyaan. Kalimat aslinya tidak punya kata bantu, jadi pakai do we get.
3. Pilih kalimat yang benar.
- Not only we reduced costs, but we also improved quality.
- Not only did we reduced costs, but we also improved quality.
- Not only reduced we costs, but we also improved quality.
- Not only did we reduce costs, but we also improved quality.
Lihat jawaban
Jawaban: Not only did we reduce costs, but we also improved quality.
Not only di awal membuat bagian pertama berurutan seperti pertanyaan: did we reduce. Bagian kedua tetap biasa: we also improved.
4. Seldom ___ the company grown so quickly.
- have
- has
- did
- does
Lihat jawaban
Jawaban: has
Seldom di depan butuh aux + S + V. Grown adalah V3, jadi kata bantunya has, karena the company = it.
Latihan langsung, gratis
Kerjakan 10 soal latihan Emphasis: Cleft Sentences & Inversion dengan pembahasan, plus game Benar atau Salah. Tanpa daftar, bisa offline.
Buka latihan di aplikasi